Langsung ke konten utama

Cerita prodak

Assalamualaikum wr wb, apa kabar guys? 


  kali ini saya akan menceritakan kegiatan-kegiatan yang saya lakukan di kitchen kegiatan yang pertama saya lakukan yaitu menyiapkan seluruh bahan yang telah disiapkan di hari sebelumnya untuk kami olah atau produk di Senin pagi ini. Adapun produk yang kami buat adalah sate yang kami buat dengan lebih modern dan juga lebih sehat tentunya.

Setelah semua persiapan kami buat langkah selanjutnya yaitu  menjual dan juga mengantar Semua pesanan pesanan yang telah di request oleh pembeli Terutama mahasiswa di kampus poltekpar Makassar .namun ada sesuatu hal yang lucu Menurut kami dan juga sebuah masukan bagi kami di mana di saat kami melakukan pengantaran atau penjualan Kami mendapatkan satu teguran yang cukup keras karena kami melakukan suatu pelanggaran Di mana kami menjual atau memasuki kelas yang di mana sebenarnya ada aturan tertentu yang melarang melakukan penjualan di dalam kelas.

Namun hal tersebut dijadikan sebagai motivasi atau pembangkit semangat kami untuk terus berusaha di kedepannya dan kami jadikan sebagai acuan untuk menyadari bahwa setiap usaha yang dilakukan pasti bakal ada suatu penghalang yang akan menghambat proses kita untuk menjadi lebih baik atau sukses kedepannya.

Terima kasih.

Berikut gambar prodak hari ini






Komentar

Postingan populer dari blog ini

ROKO-ROKO UNTI

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan kue Nagasari, sejenis kue yang terbuat dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan gula yang diisi pisang raja. Kue ini biasanya dibalut dengan daun pisang lalu dikukus. Di Makassar, kue Nagasari disebut Roko roko unti, yang di klaim berasal dari Makassar. berikut ini penjelasannya...   Bahan-bahan: 750 ml santan dari 1¼ btr kelapa 200 gr tepung beras 50 gr tepung sagu, tambahkan 75 ml air 70 gr gula pasir 3 bh pisang tanduk (berukuran kecil yang sudah tua), potong-potong 1 sdt garam Secukupnya daun pisang Cara membuat: Siapkan panci dan letakkan di atas api, masukkan santan lalu biarkan mendidih. Masukkan tepung beras, kecilkan api. aduk sampai kental, angkat. Tambahkan larutan tepung sagu yang sudah diberi air, masukkan gula pasir dan garam. Aduk rata. Ambil selembar daun pisang kemudian letakkan di atas telapak tangan, olesi dengan sedikit minyak goreng. Letakkan dua sendok makan adonan tepung beras ke atas daun ...

Utensil dan equipment, 1

Tools 1.      Water boiler (equipment) Function: to heat water Material: made of steel or iron Cleaning: clean it with wet napkin 2.      Proofer (equipment) Function: for dough fermentation Material: iron Cleaning: clean it with wet napkin  3.      Pepping bags (utensil) Function: to put cream on pastry Material: plastic Cleaning: use once 4.      Muffin pan (utensil) Function: to mould muffin Material: aluminium, stainless steel, or cast iron Cleaning: wash with liquid dishwasher and rinse with clean water 5.      Chinese range (equipment) Function: to cook food that use Chinese wok Material: stainless steel Cleaning: wash with liquid dishwasher and rinse with clean water 6.      Candy thermometer (utensil) Function: to measure the temperature of cooking sugar Material: glass bulb Cleaning: just wipe with wet napkin

Describe some Ingredients

GUDEG Gudeg  (ejaan  bahasa Jawa ,   gudheg ) adalah makanan khas  Yogyakarta  dan  Jawa Tengah  yang terbuat dari  nangka  muda yang dimasak dengan  santan .  Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun  jati  yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan  nasi  dan disajikan dengan kuah santan kental ( areh ),  ayam kampung ,  telur ,  tahu  dan sambal goreng  krecek . Ada berbagai varian gudeg, antara lain: ·           Gudeg kering, yaitu gudeg yang disajikan dengan  areh  kental, jauh lebih kental daripada santan pada masakan padang. ·           Gudeg basah, yaitu gudeg yang disajikan dengan  areh  encer. ·           Gudeg Solo, yaitu gudeg yang arehnya berwarna putih. ...